Lab Relasi Psikologi Cinta & Hubungan

Dua Bulan Menikah, Kubuka Folder Terkunci: Di Dalamnya Ada Menantu Lelaki

Di ranjang pengantin, aku membuka laptop suamiku. Folder tanpa kunci menampakkan ratusan foto iparku. Sejak saat itu, rumah tanggaku runtuh perlahan.

pernikahanmasa pengantintabuiparobsesi
Dua Bulan Menikah, Kubuka Folder Terkunci: Di Dalamnya Ada Menantu Lelaki

Setetes Air Mata di Atas Gaun Pengantin

"Hari ini kamu cantik sekali…" Hyun-jin menggoyangkan dagunya sambil tersenyum. Tersisa sekitar 24 jam menuju upacara, kami baru saja selesai fitting terakhir dan menuju kedai bir. Sekitar tengah malam, saat suami Hyun-jin, Joo-won, tertidur lebih dulu, aku membuka laptopnya untuk mencari foto dekorasi rumah baru. Saat bingung menebak kata sandi, urutan ketukan pagi ini saat Joo-won mengetik terlintas. 0428, ulang tahun Hyun-jin. Layar menyala, di sudut desktop tersorot folder 'Private'. Foldernya tidak dikunci. Jari yang menekan gemetar.


Dalam Foto, Hyun-jin dan Hyun-ji

Di dalamnya ratusan foto terurut tanggal. Paling atas adalah foto Natal tahun lalu di ruang tamu kami. Hyun-jin hanya mengenakan celana pendek dan kaus oblong, terbaring di sofa. Di atas kakinya tangan Joo-won seperti ingin menutupi wajahnya. Tidak, ujung jarinya bergetar di celah kurang dari 1 cm. Celah itulah yang paling mencekam.

Semakin ke bawah, sudut semakin rahasia. Hyun-jin berjalan melewati ruang tamu hanya dengan handuk selepas mandi, dia membuka sedikit pintu kamar saat Hyun-jin tidur, bahkan saat Hyun-jin mabuk dan tenggelam di ranjang sehari sebelum berangkat kursus bahasa di Filipina. Semua diabadikan Joo-won. Tiap foto diberi nama seperti 'HJ_2023_1205.jpg', dan berkas terakhir diambil minggu pernikahan kami.

'Ini bukan sekadar kasih sayang keluarga.'

Saat menutup folder, wajah Hyun-jin tampak hancur di depanku. Apakah dia tahu? Atau pura-pura tidak tahu?


Ia Berpura-pura Tidak Tahu

Semalam sebelum pernikahan, Hyun-jin mengirimiku pesan tengah malam. Maaf, Hyun-jin tadi bertanya lagi. Kakak suka dengan Oppa kan? Bagaimana aku harus menjawab… Di kamarnya masih bergantung foto masa kecil bersama kakaknya: wisuda TK, hari olahraga SD, pentas piano. Tatapan Joo-won selalu tertuju pada Hyun-jin.

"Oppa bilang apa sama kakak?" Hyun-jin berkaca-kaca. Aku tak bisa mengaku melihat folder itu. Kubiarkan, "Dia tak berkata apa-apa, cuma bilang kamu cantik sekali." Hyun-jin tersenyum kecut. "Kalau begitu, sudah. Oppa memang seperti itu. Kakak tak tahu, tapi aku…" Ia menguap dan menutupi diri dengan selimut.


Kasus Kedua: Istri yang Menemukan Mata Lelaki Lain

Ji-hoon (nama samaran), pengusaha interior di Gangnam, enam bulan usai menikah diberi USB mencurigakan oleh istrinya, Soo-jin (nama samaran). "Aku terlalu penasaran… maaf." USB itu penuh foto adik iparnya, Soo-a, dari masa kuliah Ji-hoon hingga kini. Yang paling mengejutkan adalah rekaman 45 detik saat Soo-a tertidur, penuh suara napas Ji-hoon.

Ji-hoon mengingat saat itu. "Soo-a masih semester dua. Dia main ke rumah… sebenarnya aku yang ingin menggodanya. Tapi begitu berhadapan, aku hanya memotret." Soo-jin memilih cerai. Pengadilan menyatakan meski Ji-hoon tak dapat hukuman pidana, dia bertanggung jawab atas hancurnya hubungan keluarga.


Simpul Tabu, Benang Nafsu

Mengapa kita jatuh hati pada saudara tiri lawan jenis? Psikoanalisis menyebutnya "pseudocohabitation". Nafsu tak sadar terhadap lawan jenis yang tumbuh serumah semakin liar saat tabu sosial menguat.

Mungkin bagi Joo-won, Hyun-jin adalah 'makhluk yang tak boleh disentuh'. Karenanya ia makin terobsesi.

Penelitian NYU 2018 menyebut 12% pria usia 20-an pernah memiliki fantasi seksual terhadap adik perempuan atau sepupu perempuan. Namun hanya 0,2% yang benar-benar melakukannya. Intinya ada pada 'tabu'. Karena tabu, nafsu tetaplah 'nafsu'.


Malam Pengantin yang Tersisa Kuseorangi

Sejak hari itu aku masih tidur sekatil dengan Joo-won. Tapi tiap malam entah ia kembali melihat foto Hyun-jin atau langsung menemui Hyun-jin sendiri. Hyun-jin menikah tiga bulan lalu. Setelah pidato selamat datang, Joo-won menghabiskan 40 menit di kamar mandi. Kubuka lagi laptopnya. Folder itu lenyap. Timbul folder baru bernama 'HJ_2024'.

Pernikahanku, di mana letak salahnya?

Apakah suamiku mencintaiku? Atau ia menjagaku untuk terus mengawasi Hyun-jin?


Di Laci Samping Tempat Tidurmu, Foto Siapa yang Tersembunyi?

Malam ini, apakah kau diam-diam memotret seseorang tanpa sepengetahuannya? Ataukah fotomu menumpuk dalam folder terkunci orang lain? Tabu memang tak boleh dilanggar, tapi juga tak boleh kita tutup mata. Bisa jadi kau kini hidup dalam tabu orang lain.


Jadi, apakah kau benar mencinta? Ataukau hanya memeluk bayang-bayang yang tak bisa kau cintai?

← Kembali