Kau masih menangis sambil mencium bau sprei di tempat tidur kita yang belum sempat masuk mesin cuci. Saat itu, ting, sebuah DM Instagram muncul di atas keyboard. "Ah, maaf. Kirim ke orang salah. Ini foto di ruang tamuku—ada bantal mirip punyamu jadi kebingungan." Foto itu bukan hanya sebiji bantal abu serupa milikmu, tapi—hingga isi kapasnya yang robek—persis tergeletak di bawah pantat perempuan itu. Tanggalnya? Tiga pekan setelah kalian berpisah. Warna sprei dan lampu 2700 K pun sama seperti saat kalian masih berdua. Artinya, ia tahu persis apa yang membuatmu terluka.
2026-04-20
Mengapa Ia Menghadirkan Kekasih Baru Hanya untuk Menghinamu di Depan Umum
Ia bukan cari kemenangan, tapi ingin melihatmu tunduk. Simak psikologi hina & 'perluasan diri terasingkan'.
← Kembali